MALUKU - Paling tidak terdapat 40 dive sites di sekitar Desa Latuhalat. Masing-masing memiliki keunikan dan kecantikan tersendiri. Salah satu lokasi menyelam yang favorit di sekitar Pintu Kota, Desa Latuhalat, Ambon bernama Seri. Dengan arus yang terbilang tenang, dive site ini tentu menjadi salah satu yang terfavorit karena keanekaragaman hayati bawah lautnya.
Di lokasi ini "coral wall" merupakan menu utama. Dengan kedalaman 25 - 30 meter, dinding-dinding tersebut terlihat sangat megah. Selain karang-karang hidup, tumbuhan-tumbuhan unik bawah laut dan ikan-ikan hias, tak jarang pula ikan-ikan berukuran sedang hingga besar hadir meramaikan dive site ini. Lokasi ini merupakan salah satu pilihan jika ingin menyelam dengan didampingi dan menggunakan jasa satu-satunya dive operator yang berdomisili di Santai Beach, Desa Latuhalat, Ambon bernama "Blue Rose".
Pemandangan saat kita naik ke permukaan sehabis menyelam juga memanjakan mata. Tebing-tebing rendah di sekitar Seri berjajar di pesisir. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Seri merupakan lokasi menyelam yang memiliki keanekaragaman hayati di bawah permukaan lautnya sekaligus memiliki keindahan yang akan membuat kita takjub di permukaannya.
http://travel.detik.com/read/2010/12/09/093314/1513019/1025/keanekaragaman-hayati-seri
Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan
Selasa, 05 April 2011
Menjelajah Sisi Lain Papua: Biak, Supiori, Yapen, Nabire
PAPUA -
http://travel.detik.com/read/2010/12/09/093224/1513003/1025/menjelajah-sisi-lain-papua-biak-supiori-yapen-nabire
Papua itu luas. Dua minggu, dua bulan bahkan dua tahun belum tentu cukup untuk menjelajah pulau terbesar kedua di dunia ini.
Daerah yang kami kunjungi adalah Pulau Biak, Pulau Supiori, Pulau Yapen dan Nabire. Semua terletak di Teluk Cendrawasih, teluk terluas di Indonesia.
Dua minggu. Walau jadwal terasa padat, tetap saja belum cukup untuk mengunjungi tempat-tempat tadi.
Empat kabupaten. Tiga pulau besar. Sebelas pulau kecil. Enam pulau berpenghuni. Delapan pulau kosong.
Puluhan bahasa. Tapi satu hal sama: orang Papua itu ramah. Dan tidak ada alasan untuk tidak datang ke tempat penuh kejutan ini.
Kapan sebaiknya datang ke sini?
Sepanjang tahun. Bulan-bulan Agustus hingga Oktober waktu paling baik jika ingin banyak menghabiskan waktu di laut.
Bagaimana rutenya?
Satu minggu: Biak - Supiori - Biak – Yapen - Biak
Dua minggu: Biak - Supiori - Biak - Yapen – Nabire - Biak
Lebih dari dua minggu: Biak - Supiori - Numfor - Manokwari - Teluk Wondama - Nabire - Yapen - Biak
Bagaimana datang ke sini?
Dari Jakarta atau Makassar, terbang ke Biak.
Dari Biak ke Supiori dengan jalan darat, sewa mobil atau bis umum.
Dari Supiori ke Numfor dengan kapal sewaan.
Dari Biak ke Numfor (vv) dengan ferry via Manokwari atau kapal sewaan
Dari Manokwari ke Teluk Wondama (Taman Nasional Teluk Cendrawasih) dengan kapal sewaan, dilanjutkan keliling pulau-pulau di atas Nabire.
Dari Nabire ke Yapen dengan kapal sewaan atau kapal nelayan.
Dari Biak ke Yapen dengan pesawat atau kapal sewaan (keliling Yapen).
Dari Biak ke Nabire dengan pesawat.
Tips
Bawa Kartu ATM yang online (mis ATM Bersama) BCA hanya ada di Biak.
Reservasi jauh-jauh hari untuk diving. Di Biak hanya ada Biak Diving (Apuse Diving Club) yang jadwalnya sering terisi penuh. Peralatan mencukupi untuk grup kecil.
Bila mengunjungi desa tradisional, bawa kopi, gula dan rokok.http://travel.detik.com/read/2010/12/09/093224/1513003/1025/menjelajah-sisi-lain-papua-biak-supiori-yapen-nabire
Ketagihan Body Rafting di Jeram Embaloh
KALIMANTAN BARAT - Pernah hanyut di sungai? Pernah rafting? Bagaimana kalau kedua hal tersebut digabungkan? Sayalah yang akan pertama kali berkata "menakjubkan". Pengalaman ini saya dapatkan ketika body rafting di kawasan TN Betung Kerihun.
Jujur saja, baru kali ini saya melakukan body rafting. Awalnya saya takut. Berbagai pikiran negatif seperti hanyut dibawa arus, terbentur batu, dan tenggelam berputar-putar di otak saya. Kemauan untuk ikut body rafting naik turun, antara ada dan tiada, ingin bergabung tapi ragu. Akhirnya dengan segala kenekatan, saya segera melompat ke air dari atas long boat.
"Byuurr!"
"Hwaahh seger,"teriak saya ketika sudah berada di dalam air. Partner saya, Gigih, dan tiga orang pemandu sudah berada di dalam air lima menit sebelumnya. Mereka menyambut saya dengan tertawa-tawa. Saat itu gerimis turun dan membuat kami semakin basah. Saya merasa teramat senang bisa "menghanyutkan diri" di Sungai Embaloh yang jernih dan dalam. Segala prasagka negatif pun saya buang begitu saja. Body rafting sepanjang satu kilometer pun tuntas saya lakoni.
Awalnya kami menaiki longboat dulu ke arah hulu, sekalian mencari jeram yang agak deras. Setelah itu barulah kami mulai terjun ke air dan membiarkan diri hanyut sampai ke tempat kami mendirikan tenda. Pemandu selalu siap mendampingi kami. Di long boat seorang motoris juga selalu siaga mengikuti kami dan akan menyelamatkan kami kalau-kalau kami terbawa arus dan tidak bisa mengendalikan diri.
Body rafting adalah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan ketika petualang berkunjung ke TNBK selain pengamatan satwa. Air Sungai Embaloh yang jernih, beriam, dan berarus agak deras tentu saja sangat mendukung aktivitas ini. Jika ingin sensasi yang lebih menakjubkan dan menakutkan, olahraga ini bisa dilakukan agak ke hulu dengan jeram dan arus lebih kuat. Bagi yang kemampuan berenangnya kurang bagus, tak perlu khawatir akan tenggelam selama mengikuti prosedur keamanan yang benar, yakni memakai pelampung dan sebisa mungkin tidak dalam posisi tengkurap. Pemandu wisata juga akan melatih kita sebelum benar-benar body rafting sekian kilometer ke hilir. Keanekaragaman hayati di kanan dan kiri sungai menambah keterpukauan saya berkegiatan di taman nasional ini.
http://travel.detik.com/read/2010/12/09/094319/1513115/1025/ketagihan-body-rafting-di-jeram-embaloh
Jujur saja, baru kali ini saya melakukan body rafting. Awalnya saya takut. Berbagai pikiran negatif seperti hanyut dibawa arus, terbentur batu, dan tenggelam berputar-putar di otak saya. Kemauan untuk ikut body rafting naik turun, antara ada dan tiada, ingin bergabung tapi ragu. Akhirnya dengan segala kenekatan, saya segera melompat ke air dari atas long boat.
"Byuurr!"
"Hwaahh seger,"teriak saya ketika sudah berada di dalam air. Partner saya, Gigih, dan tiga orang pemandu sudah berada di dalam air lima menit sebelumnya. Mereka menyambut saya dengan tertawa-tawa. Saat itu gerimis turun dan membuat kami semakin basah. Saya merasa teramat senang bisa "menghanyutkan diri" di Sungai Embaloh yang jernih dan dalam. Segala prasagka negatif pun saya buang begitu saja. Body rafting sepanjang satu kilometer pun tuntas saya lakoni.
Awalnya kami menaiki longboat dulu ke arah hulu, sekalian mencari jeram yang agak deras. Setelah itu barulah kami mulai terjun ke air dan membiarkan diri hanyut sampai ke tempat kami mendirikan tenda. Pemandu selalu siap mendampingi kami. Di long boat seorang motoris juga selalu siaga mengikuti kami dan akan menyelamatkan kami kalau-kalau kami terbawa arus dan tidak bisa mengendalikan diri.
Body rafting adalah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan ketika petualang berkunjung ke TNBK selain pengamatan satwa. Air Sungai Embaloh yang jernih, beriam, dan berarus agak deras tentu saja sangat mendukung aktivitas ini. Jika ingin sensasi yang lebih menakjubkan dan menakutkan, olahraga ini bisa dilakukan agak ke hulu dengan jeram dan arus lebih kuat. Bagi yang kemampuan berenangnya kurang bagus, tak perlu khawatir akan tenggelam selama mengikuti prosedur keamanan yang benar, yakni memakai pelampung dan sebisa mungkin tidak dalam posisi tengkurap. Pemandu wisata juga akan melatih kita sebelum benar-benar body rafting sekian kilometer ke hilir. Keanekaragaman hayati di kanan dan kiri sungai menambah keterpukauan saya berkegiatan di taman nasional ini.
http://travel.detik.com/read/2010/12/09/094319/1513115/1025/ketagihan-body-rafting-di-jeram-embaloh
Daftar Wisata Kota Palembang
SUMATERA SELATAN - Wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah, dan wisata kebudayaan, semua tersaji lengkap di ibukota Sumatera Selatan ini. Jika anda mampir ke Palembang, jangan hanya membawa pulang mpek-mpeknya saja, tetapi bawa pulang juga pengalaman berharga dari berbagai macam wisata yang ditawarkannya.
Bila menggunakan pesawat untuk mencapai Palembang, mungkin anda akan disambut dengan banyak informasi wisata di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, namun jika menyebrang dengan kapal laut, anda tak akan menemukan hal serupa di pelabuhan Boom Baru. Saran kami, datanglah ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Palembang. Letaknya di Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II no.2, tepat di bawah Museum Sultan Badarudin. Anda bisa membawa pulang berbagai flyer dan buku panduan wisata Negeri Pempek ini.
Dalam tulisan ini, kami akan memberikan daftar beberapa wisata yang bisa dijadikan referensi selama anda menjelajahi Kota Pempek. Here we go!
1. Wisata Alam
- Sungai Musi
Lomba Perahu Bidar dan Perahu Motor Hias menghiasi Musi ssetiap Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Kota Palembang (17 Juni).
- Pulau Kemaro
Terdapat Klenteng Budha dan Pagoda yang dibuka dan sangat ramai saat perayaan Cap Go Meh.
- Taman Hutan Wisata Punti Kayu
Anda bisa menikmati wilayah taman kreasi yang mempunyai fasilitas: kolam renang, tempat ibadah, kebun binatang, dan sarana olah raga. Ada juga wilayah hutan lindung, wilayah perkemahan, serta wilayah danau dan rawa.
- Bukit Siguntang
Anda dapat menikmati panorama kota Palembang dari ketinggian Bukit Siguntang. Bukit ini juga merupakan objek wisata arkeologi.
2. Wisata Kuliner
Semua jenis pempek asli Palembang tentunya harus mampir ke lidah anda sebelum pulang ke tempat asal.
- Pempek: Pempek Kapal Selam, Pempek Tahu, Pempek Lenggang, Pepmpek Kates, Pempek Lenjer, Pempek Panggang, Pempek Adaan, Pempek Kerupuk, Model, Tekwan, Lakitan, Celimpungan, Burgo, Lakso, Ketolo, Kelasan, Kelempang.
- Aneka jajanan pasar pagi: dadar jiwo, mentu, bugis, kuepau, apem, apem banyu, gunjing, putu embun, putu mayang, telok ukan, blunder, ketan, ketan punar, klepon, bodem, gelenak, engkak cucut, engkak medok, engkak ketan.
3. Wisata Sejarah
- Masjid Agung Palembang
- Benteng Kuto Besak
- Jembatan Ampera
- Monumen Penderitaan Rakyat
- Museum Sultan Badaruddin II
- Museum Balaputra Dewa
- Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya
- Kampung Kapiten
4. Wisata Kebudayaan
- Tenun Songket Palembang (di Jl. Lap. Hatta & Jl. Naga Swidak)
- Tari Gending Sriwijaya, Tari Tanggai, Tari Tenun Songket, Tari Rodat Cempako, Tari Mejeng Besuko, TariMadik, Seni Dul Muluk, dan Wayang Palembang.
http://travel.detik.com/read/2010/12/09/094224/1513106/1025/daftar-wisata-kota-palembang
Bila menggunakan pesawat untuk mencapai Palembang, mungkin anda akan disambut dengan banyak informasi wisata di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, namun jika menyebrang dengan kapal laut, anda tak akan menemukan hal serupa di pelabuhan Boom Baru. Saran kami, datanglah ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Palembang. Letaknya di Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II no.2, tepat di bawah Museum Sultan Badarudin. Anda bisa membawa pulang berbagai flyer dan buku panduan wisata Negeri Pempek ini.
Dalam tulisan ini, kami akan memberikan daftar beberapa wisata yang bisa dijadikan referensi selama anda menjelajahi Kota Pempek. Here we go!
1. Wisata Alam
- Sungai Musi
Lomba Perahu Bidar dan Perahu Motor Hias menghiasi Musi ssetiap Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Kota Palembang (17 Juni).
- Pulau Kemaro
Terdapat Klenteng Budha dan Pagoda yang dibuka dan sangat ramai saat perayaan Cap Go Meh.
- Taman Hutan Wisata Punti Kayu
Anda bisa menikmati wilayah taman kreasi yang mempunyai fasilitas: kolam renang, tempat ibadah, kebun binatang, dan sarana olah raga. Ada juga wilayah hutan lindung, wilayah perkemahan, serta wilayah danau dan rawa.
- Bukit Siguntang
Anda dapat menikmati panorama kota Palembang dari ketinggian Bukit Siguntang. Bukit ini juga merupakan objek wisata arkeologi.
2. Wisata Kuliner
Semua jenis pempek asli Palembang tentunya harus mampir ke lidah anda sebelum pulang ke tempat asal.
- Pempek: Pempek Kapal Selam, Pempek Tahu, Pempek Lenggang, Pepmpek Kates, Pempek Lenjer, Pempek Panggang, Pempek Adaan, Pempek Kerupuk, Model, Tekwan, Lakitan, Celimpungan, Burgo, Lakso, Ketolo, Kelasan, Kelempang.
- Aneka jajanan pasar pagi: dadar jiwo, mentu, bugis, kuepau, apem, apem banyu, gunjing, putu embun, putu mayang, telok ukan, blunder, ketan, ketan punar, klepon, bodem, gelenak, engkak cucut, engkak medok, engkak ketan.
3. Wisata Sejarah
- Masjid Agung Palembang
- Benteng Kuto Besak
- Jembatan Ampera
- Monumen Penderitaan Rakyat
- Museum Sultan Badaruddin II
- Museum Balaputra Dewa
- Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya
- Kampung Kapiten
4. Wisata Kebudayaan
- Tenun Songket Palembang (di Jl. Lap. Hatta & Jl. Naga Swidak)
- Tari Gending Sriwijaya, Tari Tanggai, Tari Tenun Songket, Tari Rodat Cempako, Tari Mejeng Besuko, TariMadik, Seni Dul Muluk, dan Wayang Palembang.
http://travel.detik.com/read/2010/12/09/094224/1513106/1025/daftar-wisata-kota-palembang
Pantai Koka, The Next Dream Beach
Nusa Tenggara Timur - Daratan Flores tidak henti-hentinya menawarkan pemandangan alam yang eksotis. Di tengah2 petualangan Cika menyusuri keindahan alam Flores, ternyata masih ada satu tempat yang sangat menarik namun sepertinya jarang dijamah manusia (tpi jangan berpikir tempatnya di alam gaib lho ya ). Sebenarnya sudah ada jalan menuju ke tempat ini,namun kurang banyak orang yang mengetahui tempat ini karena jalan masuknya agak kurang terlihat dan papan penunjuk arahnya sudah tidak jelas lagi menunjuk kea rah mana,hehe..
Tpi jangan khawatir,Cika bakal ngasi sedikit petunjuk untuk dapat mencapai lokasi ini. Dengan ditemani oleh seorang sahabat asli putra Flores, Cika memulai perjalanan menuju Pantai Koka, The Dream Beach dari kota Maumere. Dengan menyusuri jalan yang berkelok2 selama hampir 1 jam menuju arah Ende, akhirnya Cika tiba di Kecamatan Paga yang merupakan lokasi pantai ini. Nah, setelah mencapai Paga tinggal tengok2 ke kiri jalan, karena nantinya akan ada papan petunjuk arah menuju pantai. Pada saat nyari papan petunjuk jalan mesti focus, nda boleh lirik2 yg laen (apa coba ??? :p) karena ukuran papannya cukup kecil dan posisinya sudah tidak normal a.k.a mereng kanan kiri. Kalo nda nemu jalan menuju pantai,padahal kepala udah mereng kiri karena kelamaan nyari n tiba2 sudah sampai di gerbang perbatasan kota Maumere – Ende, itu artinya jalan menuju pantai udah lewat. Tpi jangan khawatir, lewatnya ga jauh ko, coba deh telusuri lagi jalan yg dilalui sebelumnya sambil nanya2 ke warga setempat, pasti deh ketemu.
Kalo udah nemu jalannya, berarti kurang lagi beberapa menit lagi temen2 bakal melihat pemandangan yang sangat indah dan menawan. Dengan hamparan pantai putih bersih dan birunya laut sangat menyejukkan dan menenangkan hati. Dari jalan utama, tinggal menelusuri jalan kecil selama kurang lebih 15 menit. Berhubung jalannya cukup kecil dan kondisinya kurang bagus, Cika saranin sebaiknya kesini naek sepeda motor, ato kalopun menggunakan mobil parkirnya di jalan utama saja trus jalan kaki. Tpi kalo udh yg mahir naek mobil n males jalan kaki, nda papa si naek mobil, cuman ya gitu kalo seandainya ada mobil papas an dari arah berlawanan mesti nyari tempat yg kosong biar mobilnya bisa lewat
Begitu sampai di Pantai Koka, hamparan pasir putih dan birunya laut sudah menyapa Cika dan seolah2 memanggil untuk menikmati keindahan yang ada. Tidak menyia2kan waktu, Cika langsung mengambil kamera Canon Powershoot kesayangan (kamera satu2nya si,hehe) untuk mengabadikan keajaiban alam yang sangat mempesona ini. Rasanya tidak cukup kalo hanya poto2 saja, mesti merasakan juga lembutnya belaian ombak Pantai Koka. Tapi kalo mau berenang disini paling ngga mesti sudah bisa berenang, coz ombaknya cukup besar, bahkan waktu Cika berenang tinggi ombak bisa mencapai 1,5 meter. Cucok banget buat yg hobi surfing.
Menikmati keindahan alam Pantai Koka seperti tiada habisnya, sayangnya keindahan ini belum dimanfaatkan secara optimal. Dalam bayangan Cika, seandainya jalannya diperlebar dan diperbaiki, papan petunjuk arah dibuat dengan design menarik dan permanen, ada fasilitas hotel/cottage, restaurant di pesisir pantai tentunya akan menambah pesona pantai ini. Apalagi ditambah dengan promosi wisata yang gencar ke mancanegara pasti akan semakin banyak wisatawan yang berminat untuk mengunjunjungi Pantai Koka dan tempat2 menarik lainnya di Flores.
http://travel.detik.com/read/2011/03/28/135516/1602750/1032/pantai-koka-the-next-dream-beach
Langganan:
Postingan (Atom)



